Menghadapi Infertilitas

Jangan Sampai Berkepanjangan, Ini Cara Mengatasi Stres Karena Belum Hamil

Masalah infertilitas bisa menjadi pengalaman traumatis dan mengubah hidup. Beberapa cara mengatasi stres karena belum hamil selengkapnya di sini.

Masalah infertilitas bisa menjadi pengalaman traumatis dan berdampak buruk pada aspek mental dan emosional kita. Berikut beberapa cara mengatasi stres disaat menantikan kehamilan yang tak kunjung datang:

 

Izinkan diri untuk merasakan semua emosi.

Ironisnya, cara mengatasi stres karena belum hamil adalah mengakui dengan jujur bahwa kita sedang stres, atau sedih, atau marah, atau emosi apa pun yang kita rasakan.

Jangan malah mencoba untuk mengabaikan perasaan kita. Memendam emosi negatif seringkali memperpanjang proses berduka atau bahkan berujung pada masalah kesehatan fisik dan mental lainnya.

Jika kita merasa ingin marah, atau menangis, lakukan saja. Bukan mengasihani diri, tapi kita perlu menyadari bahwa mungkin itulah reaksi normal seseorang yang mengalami kejadian traumatis seperti didiagnosa infertil.

 

Baca Juga : Mengatasi Perasaan Cemburu dan Sedih Karena Belum Hamil

 

Akui

bahwa kita sudah melalui banyak hal berat seperti tekanan dari lingkungan, kunjungan dokter, pemeriksaan, obat-obatan dan efek sampingnya.

Alih-alih jadi terhanyut dalam emosi, kita bisa mengalokasikan waktu khusus, misalnya 30-40 menit setiap harinya untuk melepaskan emosi tersebut.

 

Temukan cara positif untuk mengeluarkan emosi.

Setelah mengakui dan menerima perasaan kita, cara selanjutnya untuk mengatasi stres karena belum hamil adalah mencari kegiatan untuk menyalurkannya.

Banyak orang mendapati menulis, seni, yoga, meditasi, atau membuat akun media sosial untuk mendokumentasikan perjuangan mereka mendapat anak, dapat membantu melepaskan atau menghadapi emosi negatif yang disebabkan oleh infertilitas.

Kegiatan ini bisa menjadi cara yang sangat bagus untuk mengekspresikan perasaan yang enggan kita bagikan pada orang lain.

 

Baca Juga : Merespon dengan Elegan dan Bijak Saat Ditanya Kapan Punya Anak

 

Berduka

Kita mungkin berpikir, “Berduka untuk siapa? Untuk apa berduka untuk seorang anak yang tidak atau belum pernah lahir?” Memang terkesan tidak masuk akal, tapi banyak pakar manajemen stres yang menunjukkan pentingnya proses berkabung.

Rasa duka yang tidak tuntas bisa menjadi sumber kecemasan. Disadari atau tidak, saat didiagnosa mandul, alam bawah sadar kita mulai meratapi ketiadaan anak yang bisa saja kita kandung saat ini.

Meskipun kita masih punya harapan untuk hamil dengan berbagai perawatan, kita perlu melalui proses berkabung agar bisa merasa lebih baik dan menjalani hidup dengan normal.

 

Terhubung kembali dengan pasangan;

Ingat saat kita dan suami bisa menikmati makan malam tanpa membicarakan tentang infertilitas atau kehamilan? Sekarang waktunya untuk mengusahakan momen-momen seperti itu terjadi kembali.

Jika tidak, kita dan pasangan akan terus saling menyalahkan dan terpisah makin jauh. Lupakan sejenak masalah infertilitas dan fokus pada hal-hal yang bisa menguatkan hubungan kita dan suami.

Kita bisa mempelajari lebih dalam berbagai strategi koping yang berfokus pada emosional sebagai cara mengatasi stres karena belum hamil.

Hal ini dikarenakan mental dan emosional kita juga terdampak.

 

Ditulis oleh : Muna Fitria

Komentar

Instagram Mommy.101

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa