Respon Pertanyaan Kapan Punya Anak
1. “Kamu kok belum hamil?”
Jika ada yang bertanya dengan membandingkan pengalaman mereka “Kamu kok belum hamil? Aku dulu beberapa bulan setelah nikah langsung hamil”.
Mommy bisa merespon seperti ini, “Wah. Senang ya. Aku juga ingin cepat punya anak. Sayangnya aku beda ya. Doain aja yaa.”
2. “Berduaan terus sama suami. Kapan hamilnya?”
Jawablah dengan menekankan bahwa kehamilan adalah kuasa tuhan, misalnya “Wah. Kapan ya? Agak susah nih meramalkan masa depan.. bantu doakan dong supaya kami segera dikaruniai anak.”
3. “Sudah hamil belum? Papa Mama sudah tidak sabar ingin menggendong cucu.”
Saat ditanya kapan punya anak oleh orangtua atau mertua, cobalah respon dengan “Aku juga sangat ingin Papa Mama segera punya cucu. Papa Mama pasti ikut bahagia ya saat aku punya anak nanti. Doakan terus ya.”
4. “Kayaknya kamu fokus karir terus. Kapan kamu mau fokus punya anak?”
Responlah pertanyaan sejenis dengan “Aku sebenarnya juga sedang berusaha hamil kok. Doakan supaya semua perawatan dan pemeriksaan ini berhasil yah.”
5. “Kamu belum hamil gara-gara kekurusan/kegemukan kali?!”
Cobalah untuk merespon komentar seperti ini dengan: “Wah. Terima kasih infonya. Kamu tahu dari mana? Nanti biar aku konsultasikan dengan dokterku. Doakan yang terbaik yah.”
6. “Kamu masih belum hamil juga? Mungkin ini semua sudah takdir”
Respon terbaik untuk komentar seperti ini adalah diam.
Dengan tetap diam, kita memberikan tanda bahwa komentar tersebut tidak mengenakan.
Kunci dari menjawab pertanyaan atau komentar negatif adalah tidak merespon dengan amarah. Respon dengan elegan dan bijak, atau tidak usah sekalian.
Ditulis oleh : Muna Fitria – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Penn Medicine. Pick Your Battle How to Handle Insensitive Comments About Fertility. 2017. https://www.pennmedicine.org/updates/blogs/fertility-blog/2015/october/pick-your-battles-how-to-handle-insensitive-comments-about-fertility (diakses tanggal 1 November 2021)
- Resolve. Talking About Infertility. https://resolve.org/support/infertility-and-relationships/talking-about-infertility/ (diakses tanggal 1 November 2021)

