Tips Hamil Anak Perempuan
Tips agar hamil anak perempuan
Peluang memiliki anak laki-laki dan perempuan adalah sama, yaitu 50:50. Berikut adalah beberapa cara yang dipercaya dapat memperbesar perluang hamil anak perempuan:
1. Waktu berhubungan suami istri
Terdapat beberapa waktu yang disarankan untuk berhubungan suami istri untuk mendapatkan anak perempuan, yaitu:
- Berhubungan suami istri 3-4 hari sebelum ovulasi, lalu berhenti berhubungan suami istri 1-2 hari sebelum dan setelah ovulasi. Metode ini mengklaim tingkat keberhasilan 75%.
- Berhubungan suami istri sesering mungkin, menyebabkan kesempatan sperma kromosom pria untuk dibuahi lebih sedikit.
2. Orgasme
Untuk mendapatkan anak perempuan, disarankan suami harus orgasme lebih dulu untuk membuat lingkungan vagina semakin basa sehingga kondusif bagi sperma X.
3. Mengatur pola makan
Konsumsi lebih banyak buah dan sayuran seperti bayam, kacang-kacangan dan brokoli serta makanan asam seperti jeruk, coklat dan soda.
4. Mandi Air Hangat
Sperma kromosom X lebih toleran terhadap suhu hangat, disarankan untuk mandi air hangat sebelum berhubungan suami istri
Mitos atau Fakta
Terdapat beberapa mitos terkait dengan tips untuk hamil anak perempuan, berikut ini fakta-faktanya.
1. Posisi
Penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara posisi hubungan suami istri tertentu yang untuk menentukan jenis kelamin bayi.
2. Membasuh Vagina
Membasuh vagina dengan cuka akan membahayakan kesehatan vagina dan tentu membunuh sperma yang masuk.
3. Waktu berhubungan
Waktu hubungan suami istri, baik pada pagi atau malam hari, tidak dapat mempengaruhi jenis kelamin bayi.
4. Sperma X berenang lebih lambat
Tidak terdapat perbedaan antara sperma X (perempuan) dan sperma Y (laki-laki) dan sperma Y tidak berenang lebih cepat dari sperma X.
Program hamil anak perempuan
Berikut adalah beberapa usaha medis yang dapat dicoba untuk memperbesar peluang mendapatkan anak perempuan:
- PGD atau preimplantation genetic diagnosis bagian dari proses IVF, di mana sperma ditanamkan pada sel telur lalu embrio diuji untuk menentukan jenis kelamin sebelum ditempatkan di rahim wanita.
- Teknik pemilahan sperma yang memerlukan inseminasi buatan atau IVF dapat digunakan untuk mengurangi potensi penyakit bawaan genetis serta memilih jenis kelamin anak.
Meski begitu, sebaiknya cara ini dilakukan jika memang ada kondisi medis tertentu, bukan hanya untuk memilih jenis kelamin bayi saja.
Ditulis oleh : Dini Ramdhaniar – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Cleveland Clinic. Boy or Girl Can You Choose Your Baby’s Gender. http://health.clevelandclinic.org/boy-or-girl-can-you-choose-your-babys-gender/ (diakses tanggal 5 Oktober 2021)
- Mayo Clinic. Baby Sex. 2019. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/expert-answers/babys-sex/faq-20058219 (diakses tanggal 5 Oktober 2021)
- NEJM. Timing for Intercourse in Relation Ovulation. 1995. https://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJM199512073332301 (diakses tanggal 5 Oktober 2021)
- NCBI. Natural Family Planning and Sex Selection. 1991. http://ncbi.nlm.nih.gov/m/pubmed/1836712/ (diakses tanggal 5 Oktober 2021)
- Semantic Scholar. The Shettles Method of Sex Selection. 2019. https://pdfs.semanticscholar.org/740f/821d5c02a11ab6a7aa48f0fc19a1d12b6d78.pdf?_ga=2.155031292.517027919.1599182302-737771879.1599182302 (diakses tanggal 5 Oktober 2021)
- New Kids Corner. 6 Effective Ways on Conceive A Girl. https://www.newkidscenter.org/how-to-conceive-a-girl.html (diakses tanggal 5 Oktober 2021)
- Healthy Woman. 4 Sex Tips Help You Get Pregnant. 2014. https://www.healthywomen.org/your-health/4-sex-tips-help-you-get-pregnant (diakses tanggal 5 Oktober 2021)

