Persiapan Melahirkan di Luar Negeri
1. Asuransi
Pilih asuransi kesehatan sebelum hamil, periksa batas maksimal biaya yang ditanggung dan apakah itu cukup untuk biaya melahirkan di negara kita tinggal.
2. Memilih dokter dan tempat Melahirkan
Berikut beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan dalam memilih dokter atau tempat melahirkan di luar negeri:
- Jenis Persalinan. Pilih dokter atau rumah sakit yang mendukung pilihan jenis persalinan, apakah waterbirth, c-section, atau persalinan normal.
- Rute dan Lama Perjalanan. Pilih yang paling dekat dengan tempat tinggal dan paling mudah dijangkau dengan rute bebas macet.
- Biaya. Jika memiliki asuransi, cari dokter atau rumah sakit yang merupakan rekanan perusahaan asuransi.
3. Dokumen
Mempersiapkan dokumen kewarganegaraan dan paspor bayi adalah proses yang harus dilakukan jauh sebelum waktu melahirkan di luar negeri tiba.
4. Dukungan setelah persalinan
Cari tahu tentang komunitas dan layanan yang tersedia, seperti :
- Komunitas ibu
- Konsultan laktasi
- Perawat
- dukungan untuk PPD (depresi pasca melahirkan)
- Komunitas ekspatriat (warga Indonesia yang tinggal di negara tempat Mommy tinggal).
5. Pedoman keselamatan
Pastikan kita mengetahui safety guidelines (pedoman keselamatan) ibu hamil dan bayi di negara tempat tinggal.
Di Amerika Serikat misalnya, jika akan membawa pulang bayi dari RS pasca melahirkan, car seat sudah harus dipasang di mobil pribadi.
6. Bangun support system
Manfaatkan layanan jasa yang dapat mengurangi beban pekerjaan Mommy, seperti layanan katering, laundry, day care atau home cleaning.
Bangun kedekatan dengan tenaga medis yang merawat kita, sehingga Mommy merasa nyaman mengutarakan kekhawatiran seputar kesehatan ibu hamil dan janin.
Ditulis oleh : Muna Fitria – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Internations. Giving Birth in Foreign Country. 2020. https://www.internations.org/guide/global/giving-birth-in-a-foreign-country-19083 (diakses tanggal 17 Oktober 2021)

