Kesehatan

Seluk Beluk Kualitas Sperma Pria

Kualitas sperma sangat erat kaitannya dengan kondisi fertilitas pada pria. Apa saja faktor yang mempengaruhi kualitas sperma? Selengkapnya disini
Seluk Beluk Kualitas Sperma Pria

Kualitas sperma sangat erat kaitannya dengan kondisi fertilitas atau infertilitas pada pria.

Proses pembentukan sperma

Berikut adalah proses pembentukan sperma atau spermatogenesis pada pria.

  1. Produksi dan pematangan sel sperma terjadi di testis
  2. Sperma akan berpindah ke saluran dalam skrotum agar dapat matang sepenuhnya
  3. Proses pembentukan dan pematangan sel sperma membutuhkan waktu ± 11 minggu.

Kriteria kualitas sperma pria yang baik

Kualitas sperma yang baik dapat ditentukan oleh 4 hal, yaitu:

1. Jumlah sperma

Ketika cairan semen saat ejakulasi mengandung setidaknya 20 juta sperma/mililiter dalam satu kali ejakulasi.

Saat jumlah sperma terlalu sedikit disebut dengan oligospermia, sedangkan cairan semen yang tidak mengandung sperma disebut azoospermia.

2. Gerakan

Sperma harus dapat bergerak melewati leher rahim, rahim, dan tuba falopi hingga akhirnya bertemu dan membuahi sel telur.

Pada pria yang subur setidaknya 40% dari sperma yang dikeluarkan dapat bergerak menuju sel telur.

3. Bentuk

Sperma normal memiliki bentuk kepala oval dan ekor yang panjang.

Bagian kepala mengandung materi DNA, sedangkan ekor berfungsi untuk menggerakkan sperma.

4. Usia sperma

Umumnya sperma dapat bertahan hidup hingga 5 hari di dalam saluran reproduksi wanita.

Sperma dapat dianggap tidak normal ketika usianya sangat pendek.

5. Volume

Volume cairan semen yang keluar setidaknya sebanyak 2 ml untuk satu kali ejakulasi.

Faktor yang pengaruhi kualitas sperma pria

Faktor atau kondisi yang dapat mengganggu kualitas sperma antara lain:

Faktor yang pengaruhi kualitas sperma pria
Faktor yang Pengaruhi Kualitas Sperma

1. Varikokel

Varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah vena pada testis karena regulasi suhu testis yang tidak normal.

Untuk terjadinya proses spermatogenesis, suhu testis lebih rendah ±2⁰C dari anggota tubuh lain.

2. Infeksi

Beberapa jenis infeksi menimbulkan jaringan parut yang menghalangi keluarnya sperma.

Contohnya seperti penyakit menular seksual seperti gonorrhea, HIV, infeksi yang menyebabkan peradangan pada epididimis (epididimitis) atau pada testis (orkitis).

3. Gangguan ejakulasi

Ejakulasi terbalik (retrograde ejaculation) adalah cairan semen yang seharusnya keluar dari ujung penis justru masuk ke kandung kemih dan akan keluar saat buang air kecil.

Hal ini dapat disebabkan oleh Diabetes Mellitus, cedera tulang belakang, efek samping penggunaan obat golongan alfa bloker, serta operasi pada kandung kemih, prostat, atau uretra.

4. Antibodi yang menyerang sperma

Umumnya, antibodi bekerja melawan benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

Namun karena kondisi abnormal, antibodi dapat menyerang sperma karena dianggap sebagai benda asing.

5. Ketidakseimbangan hormon

Gangguan keseimbangan hormon yang dihasilkan oleh hipotalamus, hipofisis, dan testis dapat mengganggu produksi sperma.

6. Cacat kromosom

Penyakit bawaan seperti dan sindrom genetik seperti sindrom Kallman, Kartagener dan Klinefelter dapat mempengaruhi kesuburan.

7. Paparan bahan kimia

Paparan bahan kimia seperti toluen, benzen, pestisida, herbisida, pelarut organik atau bahan pewarna dalam jangka panjang dapat memengaruhi jumlah sperma.

8. Paparan radiasi

Bila terpapar radiasi dosis tinggi produksi sperma dapat terhenti secara permanen.

9. Suhu testis terlalu panas

Peningkatan suhu pada testis dapat mengganggu produksi dan fungsi sperma.

Suhu testis dapat meningkat karena duduk, mengenakan pakaian ketat atau bekerja di depan komputer dalam waktu lama.

10. Konsumsi alkohol berlebihan

Alkohol dapat menurunkan hormon testosterone dan menurunkan produksi sperma.

11. Merokok

Pria yang merokok kemungkinan memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit daripada mereka yang tidak merokok.

12. Stress

Stress berkepanjangan termasuk stres karena mengkhawatirkan infertilitas, dapat memengaruhi hormon yang dibutuhkan pada produksi sperma.

Jenis pemeriksaan untuk mengetahui kualitas sperma

Kualitas sperma pria dapat diketahui melalui pemeriksaan berikut ini:

1. Analisis cairan semen

Pemeriksaan ini dilakukan dengan memeriksa cairan semen dengan bantuan mikroskop untuk melihat jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma.

2. Pemeriksaan darah

Pemeriksaan darah akan mengukur kadar Follicle Stimulating Hormon (FSH), luteinizing hormon (LH), dan prolaktin.

FSH berperan untuk memproduksi sperma, sedangkan LH berperan untuk pembentukan hormon testosterone.

Tips untuk kualitas sperma pria yang baik

Berikut ini adalah gaya hidup yang perlu dilakukan untuk mendapatkan kualitas sperma yang baik:

1. Jaga berat badan ideal

Peningkatan body mass index (BMI) dapat menurunkan jumlah sperma dan mengganggu kemampuan sperma untuk bergerak.

2. Konsumsi makanan sehat

Konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan seperti buah dan sayur akan meningkatkan kesehatan sperma.

3. Hindari infeksi menular seksual

Jangan berganti-ganti pasangan saat berhubungan seksual serta gunakan kondom.

4. Aktif secara fisik

Berolahraga akan meningkatkan kualitas sperma, mengurangi stres, dan menyeimbangkan hormon yang diperlukan pada proses spermatogenesis

5. Menghindari konsumsi rokok dan alkohol

Jauhi rokok dan alkohol, agar produksi dan kualitas sperma tetap terjaga.

Vitamin yang berperan meningkatkan kualitas sperma
Vitamin yang Berperan Meningkatkan Kualitas Sperma

Kualitas sperma yang baik harus dijaga dengan menghindari faktor risiko yang menurunkan kualitas sperma serta menerapkan gaya hidup yang baik.

Jika telah mencoba hamil setidaknya selama 1 tahun atau lebih , Mommy dan pasangan bisa melakukan tes kesuburan dengan dokter spesialis kandungan.

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Sering melakukan masturbasi tidak akan menurunkan kualitas sperma, namun volume cairan semen dan total jumlah sperma dapat mengalami penurunan.

Beberapa jenis vitamin yang berperan meningkatkan kualitas sperma antara lain:

  • Asam amino L-arginine terbukti meningkatkan jumlah dan motilitas (kemampuan bergerak) sperma
  • Asam amino L-carnitine dapat meningkatkan konsentrasi dan motilitas sperma
  • Vitamin D dapat memperbaiki jumlah, motilitas dan bentuk sperma
  • Asam folat dapat meningkatkan jumlah, motilitas, dan bentuk sperma
  • Zink berperan meningkatkan daya tahan tubuh. Kombinasi zink dan asam folat secara signifikan meningkatkan jumlah sperma
  • Selenium yang dikombinasi dengan vitamin E dapat meningkatkan motilitas sperma

Ditulis oleh apt. Silvia Dwi Puspa Susanti, S.Farm. Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber

Sumber

  1. Healthy sperm: Improving Your Fertility. 2020. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/fertility/art-20047584 (diakses tanggal 6 Agustus 2021)
  2. American Pregnancy Association. Male Infertility: Causes,Treatment and Prevention. 2020. https://americanpregnancy.org/gettingpregnant/infertility/male-infertility-70975 (diakses tanggal 6 Agustus 2021)
  3. Mayo Clinic. Low Sperm Count. 2020. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-sperm-count/symptoms-causes/syc-20374585 (diakses tanggal 6 Agustus 2021)
  4. Men Fertility.The Sperm Development Process Takes 3 Months- Explanation and Implications. 2014. https://menfertility.org/the-sperm-development-process-takes-3-months/ (diakses tanggal 6 Agustus 2021)
  5. Men Fertility. Male Fertility Yoga Poses and Benefits. 2021. https://menfertility.org/male-fertility-yoga-poses-and-effects/ (diakses tanggal 6 Agustus 2021)
  6. Mayorga, B., et al., 2015. Influence Of Ejaculation Frequency on Seminal Parameters, Reproductive Biology and Endocrinology, Vol 13:47.

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa