Pra Kehamilan

Ingin Mengecek Kesuburan? Pastikan dengan Tes Kesuburan Pria dan Wanita Ini

Tes kesuburan, jenis tes kesuburan untuk pria, jenis tes kesuburan untuk wanita dan tanda -tanda perlu ke dokter.

Tes kesuburan tidak hanya dilakukan pada wanita, karena kondisi tidak subur atau mandul dapat terjadi pada pria maupun wanita. Kondisi infertil atau mandul merupakan penyebab utama pasangan suami istri belum memiliki momongan.

 

Infertilitas

Infertilitas (tidak subur) atau mandul merupakan keadaan tidak bisa hamil, meskipun sering melakukan hubungan suami istri tanpa kondom setidaknya selama satu tahun.

Mandul dapat disebabkan oleh salah satu atau kedua belah pihak, oleh karena itu penting untuk melakukan tes kesuburan bersama pasangan untuk mengetahui penyebab dan mencari pengobatan yang aman dan efektif, sehingga dapat meningkatkan peluang kehamilan.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Periksakan diri ke dokter jika telah mencoba hamil setidaknya selama 1 tahun atau lebih awal jika memiliki kondisi berikut.

Wanita

  • Berusia 35 tahun atau lebih dan telah mencoba untuk hamil setidaknya selama 6 bulan

  • Berusia di atas 40 tahun

  • Memiliki periode menstruasi yang tidak teratur

  • Nyeri parah ketika menstruasi

  • Telah didiagnosis mengalami endometriosis atau penyakit radang panggul

  • Telah mengalami keguguran yang berulang

  • Telah menjalani pengobatan kanker

Pria

  • Jumlah sperma rendah atau masalah lainnya terkait sperma

  • Memiliki riwayat permasalahan pada testis, prostat atau masalah seksual

  • Menjalani pengobatan kanker

  • Testis kecil atau bengkak di skrotum

  • Memiliki keluarga dengan masalah infertilitas

 

Cara Tes Kesuburan Pria

Pria dikatakan subur ketika testis dapat menghasilkan sperma yang sehat dan dapat bergerak untuk membuahi sel telur. Tes kesuburan pria bertujuan untuk mencari tahu apakah ada salah satu proses yang terganggu.

  • Analisis sperma

Dokter akan meminta spesimen air mani untuk dilakukan pemeriksaan, seperti jumlah sperma, pergerakan, ukuran, bentuk dan kualitas sperma. Air mani dapat diperoleh melalui masturbasi atau ketika berhubungan seksual air mani ditampung dalam wadah bersih.

  • Pemeriksaan genetik

Dilakukan untuk menentukan apakah ada faktor genetik yang menyebabkan kemandulan.

  • Pemeriksaan hormon

Pemeriksaan ini dilakukan untuk menentukan tingkat hormon testosteron dan hormon pria lainnya melalui pengambilan sampel darah.

  • Biopsi testis

Pada kasus tertentu biopsi testis dapat dilakukan untuk mengetahui kelainan yang menyebabkan kemandulan atau infertilitas. Biopsi testis dilakukan dengan mengambil jaringan testis.

  • Tes pencitraan

Tes pencitraan dengan MRI (Magnetic resonance imaging), USG (ultrasonography) transrektal atau skrotum atau pemeriksaan vasography mungkin perlu dilakukan pada kasus tertentu.

 

Baca Juga : Infertilitas pada Pria | Gejala, Penyebab dan Kapan Harus ke Dokter

 

Cara Tes Kesuburan Wanita

Wanita dikatakan subur ketika ovarium dapat mengeluarkan sel telur yang sehat, saluran reproduksi yang memungkinkan sel telur masuk ke tuba falopi untuk dibuahi oleh sperma ayah.

Setelah dibuahi, sel telur akan berpindah menuju rahim, menempel pada lapisan rahim dan kemudian akan berkembang menjadi janin. Tes kesuburan pada wanita bertujuan untuk mencari apakah terdapat masalah pada proses tersebut.

  • Tes Ovulasi

Ovulasi terjadi ketika sel telur yang telah matang dilepaskan oleh ovarium untuk dibuahi oleh sperma. Tes ovulasi dilakukan dengan pemeriksaan darah untuk mengukur kadar hormon yang menentukan terjadinya ovulasi.

Selain melalui pemeriksaan laboratorium, saat ini juga sudah tersedia alat tes ovulasi berbentuk strip. Alat ini akan mendeteksi hormon LH (Luteinizing hormone) yang terdapat di dalam urin. Hormon LH yang meningkat menandakan terjadinya ovulasi. Kisaran harga tes ovulasi mulai dari Rp 4.500 hingga Rp 438.000

  • Hysterosalpingoraphy

Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai kondisi rahim dan tuba falopi, serta mencari apakah ada sumbatan atau masalah lain yang menghalangi penyaluran sel telur. Dokter akan menyuntikkan cairan kontras ke dalam rahim dan melakukan pemeriksaan menggunakan sinar X.

  • Tes hormon

Tes hormon lainnya juga diperlukan untuk membantu menentukan hormon yang berperan dalam proses ovulasi, seperti hormon pituitary yang mengontrol proses reproduksi.

  • Tes cadangan ovarium

Tes cadangan ovarium membantu untuk menentukan jumlah sel telur yang tersedia untuk ovulasi. Pemeriksaan ini biasanya dimulai dengan pengujian hormon di awal siklus menstruasi.

  • Tes pencitraan

USG panggul dapat dilakukan untuk mengetahui kemungkinan penyakit pada rahim atau ovarium.

 

Baca Juga : Infertilitas pada Wanita | Tanda, Penyebab dan Faktor Risiko

 

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa kisaran biaya untuk tes kesuburan?

Biaya tes kesuburan bervariasi bergantung pada tes yang akan dilakukan, tempat pemeriksaan dan dokter yang menangani.

Sebagai perkiraan, tes kesuburan di laboratorium atau rumah sakit berkisar dari harga Rp 214.000 hingga Rp 3.500.000.  Anda juga perlu menyiapkan dana lebih untuk biaya konsultasi dokter dan obat-obatan.

 

Bagaimana cara menggunakan tes strip kesuburan?

Pada wanita dengan siklus menstruasi 28 hari, ovulasi akan terjadi 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Mulailah pengujian pada hari pertama masa subur dengan mengecek urin sekali sehari.

Jika postiif, lakukan hubungan intim hari itu juga dan keesokan harinya. Setelah dilepaskan, sel telur memiliki waktu 12-24 jam untuk dibuahi. Rata-rata, sperma dapat bertahan di dalam tubuh wanita selama 3 hari.

Tes kesuburan bagi pria dan wanita yang sudah dijelaskan di atas dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing pasangan. Berkonsultasi dengan dokter untuk memutuskan tes mana yang akan dilakukan.

Tes kesuburan bagi wanita maupun pria perlu dilakukan bagi pasangan yang belum memiliki momongan. Tes kesuburan dapat membantu pasangan untuk mencari solusi untuk meningkatkan peluang untuk memiliki anak.

 

Baca Juga: Penting, Inilah Pengertian dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fertilitas

 

Ditulis oleh : apt. Novita, S.Farm., M.Farm.

Sumber

  1. American Pregnancy Association. Male Fertility Testing [Internet]. Available from: https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/male-fertility-testing-70976
  2. American Society for Reproductive Medicine. Diagnostic Testing for Female Infertility [Internet}. Available from: https://www.reproductivefacts.org/news-and-publications/patient-fact-sheets-and-booklets/documents/fact-sheets-and-info-booklets/diagnostic-testing-for-female-infertility/
  3. Mayo Clinic. Infertility [Internet]. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/infertility/diagnosis-treatment/drc-20354322
  4. Mayo Clinic. Using ovulation kits to predict fertility [Internet]. Available from: https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/using-ovulation-kits-to-predict-fertility

Komentar

Instagram Mommy.101

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa