Kesehatan

Panduan Tes Kesuburan

Ingin melakukan tes kesuburan? Ayo ketahui apa saja jenis tes kesuburan untuk dan wanita dan kapan kondisi harus ke dokter.
Panduan Tes Kesuburan

Tes kesuburuan dapat dilakukan untuk memeriksa penyebab infertilitas pada wanita dan infertilitas pada pria.

Infertilitas

Infertilitas (tidak subur) merupakan keadaan tidak bisa hamil, meskipun telah melakukan hubungan suami istri secara rutin setidaknya selama satu tahun.

Tes kesuburan pria

Fertilitas atau kesuburan pada pria adalah ketika testis dapat menghasilkan sperma yang sehat dan dapat bergerak untuk membuahi sel telur. Berikut adalah cara memeriksa penyebab infertilitas pada pria :

Tes Kesuburan Pria
Tes Kesuburan Pria

1. Analisis sperma

Spesimen air mani digunakan untuk pemeriksaan jumlah sperma, pergerakan, ukuran, bentuk dan kualitas sperma.

Air mani dapat diperoleh melalui masturbasi atau ketika berhubungan seksual air mani ditampung dalam wadah bersih.

2. Pemeriksaan genetik

Dilakukan untuk menentukan apakah ada faktor genetik yang menyebabkan infertilitas.

3. Pemeriksaan hormon

Pemeriksaan ini dilakukan untuk menentukan tingkat hormon testosteron dan hormon pria lainnya melalui pengambilan sampel darah.

4. Biopsi testis

Biopsi testis dilakukan untuk mengetahui kelainan yang menyebabkan infertilitas dengan mengambil jaringan testis.

5. Tes pencitraan

Dilakukan dengan MRI (Magnetic resonance imaging), USG (ultrasonography), X-ray transrektal atau skrotum perlu dilakukan pada kasus tertentu.

Tes kesuburan wanita

Wanita dikatakan subur ketika jika memiliki kondisi berikut ini

  • Ovarium dapat mengeluarkan sel telur yang sehat,
  • Saluran reproduksi memungkinkan sel telur masuk ke tuba falopi untuk dibuahi oleh sperma

Berikut adalah tes yang bisa dilakukan untuk memeriksa penyebab infertilitas pada wanita :

Tes Kesuburan Wanita
Tes Kesuburan Wanita

1. Tes Ovulasi

Tes ovulasi dilakukan dengan pemeriksaan darah atau urine untuk mengukur kadar hormon yang menentukan terjadinya ovulasi.

2. Hysterosalpingoraphy

Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai kondisi rahim dan tuba falopi, serta mencari apakah ada sumbatan atau masalah lain yang menghalangi penyaluran sel telur.

3. Tes hormon

Tes hormon menentukan hormon yang berperan dalam proses ovulasi, seperti hormon pituitary yang mengontrol proses reproduksi.

4. Tes cadangan ovarium

Tes cadangan ovarium membantu untuk menentukan jumlah sel telur yang tersedia untuk ovulasi. Pemeriksaan ini biasanya dimulai dengan pengujian hormon di awal siklus menstruasi.

6. Tes pencitraan

USG panggul dapat dilakukan untuk mengetahui kemungkinan penyakit pada rahim atau ovarium.

Kapan harus ke dokter

Periksakan diri ke dokter jika telah mencoba hamil setidaknya selama 1 tahun atau lebih awal jika memiliki kondisi berikut.

Wanita

  • Berusia 35 tahun atau lebih dan telah mencoba untuk hamil setidaknya selama 6 bulan
  • Berusia di atas 40 tahun
  • Memiliki periode menstruasi yang tidak teratur
  • Nyeri parah ketika menstruasi
  • Didiagnosis mengalami endometriosis atau penyakit radang panggul
  • Mengalami keguguran yang berulang
  • Telah menjalani pengobatan kanker

Pria

  • Jumlah sperma rendah
  • Memiliki riwayat permasalahan pada testis, prostat atau masalah seksual
  • Menjalani pengobatan kanker
  • Testis kecil atau bengkak di skrotum
  • Memiliki keluarga dengan masalah infertilitas

Infertilitas dapat terjadi pada pria dan wanita, jika belum berhasil hamil setelah mencoba selama setahun maka segera periksakan kedua pasangan ke dokter spesialis kandungan.

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Biaya tes kesuburan bervariasi bergantung pada tes yang akan dilakukan, tempat pemeriksaan dan dokter yang menangani.

Sebagai perkiraan, pada tahun 2021, tes kesuburan di laboratorium atau rumah sakit berkisar dari harga Rp 214.000 hingga Rp 3.500.000.  Anda juga perlu menyiapkan dana lebih untuk biaya konsultasi dokter dan obat-obatan.

Sama dengan alat tes kehamilan, masukkan strip tes kesuburan ke dalam air seni selama 35-45 detik. Setelah itu tempatkan pada permukaan yang rata dan lihat hasil yang tertera.

Ditulis oleh apt. Novita, S.Farm., M.Farm. Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber.

Sumber

  1. American Pregnancy Association. Male Fertility Testing. 2021.  https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/male-fertility-testing-70976 (diakses tanggal 6 Agustus 2021)
  2. American Society for Reproductive Medicine. Diagnostic Testing for Female Infertility.  2012. https://www.reproductivefacts.org/news-and-publications/patient-fact-sheets-and-booklets/documents/fact-sheets-and-info-booklets/diagnostic-testing-for-female-infertility/ (diakses tanggal 6 Agustus 2021)
  3. Mayo Clinic. Infertility. 2019.  https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/infertility/diagnosis-treatment/drc-20354322 (diakses tanggal 6 Agustus 2021)
  4. Mayo Clinic. Using ovulation kits to predict fertility. 2019.  https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/using-ovulation-kits-to-predict-fertility. (diakses tanggal 6 Agustus 2021)

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa